Kenapa Server Hosting Perlu Maintenance?

Posted: 29 Jan 2012 22:53         Kategori: Hosting

Para pengguna layanan web hosting terkadang memperoleh informasi bahwa server tempat webnya hosting sedang maintenance. Kenapa Server Hosting Perlu Maintenance? Seperti komputer biasa, sebuah server Linux juga membutuhkan maintenance secara rutin untuk menjaga agar web anda berjalan lancar. Bila server hosting anda di-maintenance dengan baik maka kinerja website-website yang dihosting oleh server tersebut akan berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat online secara penuh 24/7. Proses maintenance server ini dilakukan untuk meminimalisasi resiko masalah gangguan kinerja server hosting linux. Hal-hal apa sajakah yang umum dilakukan dalam pemeliharaan server hosting berkala?

  1. Memastikan backup website bekerja. Karena sebelum membuat perubahan pada sistem, perlu dipastikan backup dan restore data bekerja agar tidak ada data penting yang hilang.
  2. Memeriksa penggunaan kapasitas harddisk. Mengoptimasikan ruang harddisk dari file-file sampah. Menghapus log yang lama, email, dan software lama yang tidak lagi digunakan. Menjaga sistem hosting bebas dari isu security pada software lama. Menambahkan space yang lebih besar bila kapasitas telah mendekati 90% dari total kapasitasnya. Untuk mengindari server hang dan tabel data rusak.
  3. Mengupdate Sistem Operasi. Rilis update untuk sistem server Linux hampir setiap hari. Banyak dari masalah keamanan penting ditingkatkan.
  4. Mengupdate Aplikasi. Kebanyakan masalah keamanan yang terjadi disebabkan karena aplikasi web yang usang dan ini harus diupdate.
  5. Memeriksa Masalah Hardware. Memeriksa log untuk setiap tanda-tanda adanya masalah hardware. Seperti pemberitahuan Overheating, kesalahan membaca disk, kegagalan jaringan dapat menjadi indikator awal dari kegagalan hardware yang potensial. Walaupn ini jarang terjadi namun menarik untuk dilihat, terutama jika sistem tidak bekerja dalam rentang normal.
  6. Memeriksa Pemakaian Sumber Daya Server Hosting. Mengecek pemakaian disk, CPU, RAM dan pemanfaatan jaringan. Jika mendekati batas, perlu untuk menambahkan sumber daya untuk server atau migrasi ke yang baru.
  7. Memeriksa Akun Pengguna. Jika ada pergantian staf baru, pembatalan atau perubahan klien pengguna lainnya.
  8. Memeriksa Keamanan Sistem. Mengecek berkala keamanan server hosting menggunakan alat audit. Audit keamanan reguler berfungsi sebagai cek pada konfigurasi sistem, update OS dan lainnya risiko keamanan potensial. Termasuk juga penggantian password sistem.

Tags: Maintenance Server, Server Hosting